Belajar SEO : Riset Keyword (Kata Kunci) dengan Google Keyword Planner

Belajar SEO : Riset Keyword (Kata Kunci) dengan Google Keyword Planner



Riset Keyword (Kata Kunci) dengan Google Keyword Planner – Dalam dunia SEO, sebelum Anda bisa memarketingkan brand / produk / jasa Anda secara maksimal ada beberapa tahapan yang perlu dilalui. Yakni Keyword Research atau Riset Keyword (kata kunci). Seberapa pentingkah Riset Keyword ini? Jawabannya adalah sepenting brand / produk / jasa yang bisa Anda tawarkan kepada yang akan membelinya. Sehingga Riset Keyword ini membutuhkan waktu khusus yang tidak sebentar, bergantung seberapa rumit konsep brand
/ produk / jasa Anda.

Tentunya riset keyword barang yang bisa langsung dipakai jauh lebih mudah ketimbang riset
keyword barang yang harus dipelajari penggunaannya hingga didapatkan manfaatnya. Contoh
ketika Anda menjual boneka doraemon pastinya jauh lebih mudah ketimbang menjual “kartu
belajar bahasa arab”.

Yang jelas riset keyword ini betul-betul harus dilakukan agar Anda bisa mengetahui segmentasi
pasar. Di samping anda akan mengetahui keyword apa saja sih yang biasanya di cari orang,
tapi secara otomatis Anda pun akan tahu siapa sih calon pembelinya, apakah ia wanita atau
pria, berapa range usianya, anak-anak, dewasa, orang tua, ataukah kakek atau nenek,
segmentasi berdasarkan pekerjaannya, mahasiswa ataukah pebisnis, ibu-ibu ataukah bapakbapak. Sehingga Anda bisa menjual brand / produk / jasa tepat sasaran.

Marketing tepat dan mantap, penjualan pun melonjak nanjak.

Hasil riset keyword ini bisa Anda terapkan langsung ke dalam blog / website Anda sehingga
website menjadi lebih SEO friendly, selain itu Anda pun bisa langsung memarketingkan produk
Anda berdasarkan hasil dari riset keyword tadi. SEO friendly adalah sebuah istilah dimana
website Anda akan lebih dikenal oleh search engine sesuai dengan keyword yang Anda
targetkan.

Mulai Riset Keyword

Langkah pertama, yang harus Anda lakukan adalah tentukan produk Anda. Apakah di bidang
makanan, fashion, kesehatan, otomotif, properti, produk yang lain atau mungkin jasa?
Misalkan produk Anda itu seputar kesehatan. Yakni Madu.


Langkah kedua, Anda harus bisa menjabarkan manfaat produk Anda dalam hal ini madu ke
dalam beberapa kalimat, sehingga ketika produk ini dimarketingkan maka pasarnya betul-betul
tersegmentasi dengan benar. Lagi-lagi yang harus Anda pikirkan adalah, apa yang membuat
orang membeli produk Anda, seberapa pentingnya orang mengambil manfaat dari produk/jasa
yang Anda jual.

Jika madu yang Anda jual maka pastinya Anda tahu betul orang-orang seperti
apa yang memanfaatkan madu dan telah mendapatkan khasiat dari madu tersebut. Sehingga
berfikir secara fundamental benar-benar amat dibutuhkan. Sebagai contohnya jika Anda
menjual madu, maka madu itu kaitannya erat sekali dengan khasiat madu untuk kesehatan
maupun khasiat madu dalam menyembuhkan penyakit.

Sehingga kata kunci utama adalah kesehatan dan penyakit, belakangan ketika menjual obat itu
sangat laris jika menjualnya kepada orang yang terkena penyakit maupun yang ingin
mencegahnya. Atau pikiran fundamentalnya yaitu Anda memberikan solusi atas suatu
permasalahan. Sehingga orang yang mengalami suatu permasalahan inilah yang menjadi target
market Anda. Sehingga keyword untuk madu yang Anda jual paling tidak terdiri dari, khasiat
madu untuk kesehatan, dan obat suatu penyakit. Dari sini sudah ketahuan siapa saja yang
akan membeli produk Anda, madu. Setelah itu baru kita bisa lanjut meriset keyword
menggunakan tools / alat-alat yang bisa membantu Anda.

Langkah ketiga, disinilah Anda bisa bereksperimen untuk mendapatkan keyword-keyword
yang jitu dan ampuh dalam memarketingkan produk Anda tadi. Ada beberapa Keyword
Research Tool yang sangat ampuh dalam memberikan suggestion/anjuran keyword-keyword
yang bisa Anda gunakan, sebagai contohnya ada Google Keyword Planner, Google Trends,
Google Suggest, Keyword Tracker dan banyak lagi.
Panen Keyword dengan Google Keyword Planner
Google Keyword Planner ini adalah satu fitur dari google adwords, biasanya orang
menggunakan fitur ini untuk memilih kata kunci ketika akan beriklan di google adwords, tapi
fasilitas ini pun free digunakan untuk Anda yang ingin meriset keyword. Bagaimana masuk ke
keyword planner? Silahkan buka browser Anda, lalu masuk ke google, dan ketikkan google
keywordtool

pilih Search for new keyword and ad group ideas

Belajar SEO : Riset Keyword (Kata Kunci) dengan Google Keyword Planner
Setelah itu silahkan ketikkan keyword berdasarkan produk Anda, silahkan ketikkan misalkan
madu
Belajar SEO : Riset Keyword (Kata Kunci) dengan Google Keyword Planner
Akan muncul hasil seperti di bawah ini nantinya
Belajar SEO : Riset Keyword (Kata Kunci) dengan Google Keyword Planner
Silahkan diperhatikan, gambar di atas terdapat dua area yang di lingkari yakni Ad Group Ideas
dan Avg Monthly Searches. Google Keyword mengelompokkan keyword-keyword berdasarkan
kesamaan frase, yang mana nantinya Anda bisa mencari kombinasi keyword dari Ad Group
Ideas ini. Kemudian bagian Avg monthly Searches bermakna berapa banyak pencarian group
keyword setiap bulannya. Anggaplah kita mengklik salah satu dari Ad Group by relevance,
Belajar SEO : Riset Keyword (Kata Kunci) dengan Google Keyword Planner
lalu nanti akan muncul hasil seperti ini
Belajar SEO : Riset Keyword (Kata Kunci) dengan Google Keyword Planner
dari sini kita tahu, ternyata keyword madu menghasilkan frasa keyword manfaat madu , dimana
ada 14.800 pencarian setiap bulannya untuk keyword manfaat madu via google search engine.
Setelah itu Anda bisa back ke dalam hasil pencarian sebelumnya dengan mengklik tombol back
seperti gambar di bawah ini
Belajar SEO : Riset Keyword (Kata Kunci) dengan Google Keyword Planner
Kemudian silahkan pilih Keyword idea
Belajar SEO : Riset Keyword (Kata Kunci) dengan Google Keyword Planner
Ternyata keyword madu banyak sekali kombinasi keyword pencariannya, ada madu asli, khasiat
madu, madu murni, kasiat madu, dan lain-lain sebagainya.
Setelah Anda mendapatkan kumpulan keyword madu, Eksperiment tidak boleh berhenti sampai
di sini. Anda bisa mencoba mencari lagi kumpulan keyword berdasarkan hasil kumpulan
keyword madu yang Anda dapatkan sebelumnya.
Misalnya Anda sebelumnya mengetikan madu, anggaplah keyword madu ini pencarian fase
pertama. Kemudian nanti Anda akan mendapatkan sekelompok keyword dari hasil mengetikan
madu, misalkan salah satu hasilnya adalah manfaat madu.
Kita bisa lakukan pencarian lagi di fase kedua menggunakan kombinasi keyword hasil dari fase
pertama, contohnya manfaat madu, setelah itu akan didapatkan kembali sejumlah keyword,
yang biasanya hasilnya itu mulai menjauh dari dari keyword hasil fase pertama
Belajar SEO : Riset Keyword (Kata Kunci) dengan Google Keyword Planner
Hasil dari fase kedua kita bisa lakukan pencarian untuk fase ketiga dan seterusnya.
Jelasnya setiap keyword bisa Anda cari kumpulan keywordnya baik untuk fase pertama, fase
kedua, fase ketiga, fase hingga hasil keyword pencariannya jauh sekali hubungannya. Namun
untuk contoh kasus di sini bagi Anda yang menjual madu, pastinya juga menjual berbagai
macam jenis herbal. Silahkan bereksperiment.
sekian dulu cara riset keyword dengan google keyword planner terbaru 2016 kali ini , semoga bermanfaat untuk menentukan judul postingan blog yang tepat dan bisa pageone google

Selamat Mencoba…

Baca Juga : Penyebab Blog Sepi Pengunjung Meski Postingan Banyak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *